Digital Marketing Bantu UMKM Kembangkan Usaha Saat Pandemi

Dok Google

Dimasa Pandemi Covid-19 sekarang ini memberi dampak yang sangat besar, terutama bagi pelaku bisnis. Akan tetapi, kesempatan ini bisa dipakai untuk mengembangkan digital marketing guna untuk memperluas jangkauan usaha.

Juraida, seorang wanita penjual nasi goreng yang berjualan di sebuah kantin sekolah di Meninting, Lombok Barat, juga merasakan manfaat digital marketing bagi usaha kecilnya.

Wanita yang berusia 49 tahun itu berjualan nasi goreng disekolah hanya sampai jam 11 siang. Untuk memanfaatkan sisa waktunya agar tidak sia-sia, Ida berencana berjualan nasi goreng secara online. Ia pun mengikuti kelas Women Will yang diadakan oleh Google pada November 2019 di Kota Mataram, Lombok.

Dilansir dari Kompas.com “Untuk pertama kalinya saya mempelajari digital marketing dan waktu itu platform pertama yang saya kelola sendiri adalah Google Bisnisku yang diberi nama Warung Makan Ibu Ida”.

“Saya sangat antusias untuk berjualan online, terutama fitur favorit saya yaitu ulasan, sangat membantu untuk terus meningkatkan kualitas makanan dan cara berjualan saya. Agar bisa menarik minat pembeli lain, saya tidak sungkan untuk meminta ulasan ke para pelanggan saya,” katanya.

Di masa Pandemi Covid-19 yang membuat sekolah tempat Ida berjualan tidak lagi beroperasi, membuat Ida kehilangan salah satu mata pencahariannya. Sebagai tulang punggung keluarga, ia mencari ide jualan lainnya.

Karena waktu muda Ida gemar membuat kue , Ida kemudian memilih berjualan Bingka Kentang Lombok, memanfaatkan alat membuat kue yang ada di rumah, yaitu cetakan kue terang bulan.

Ida kemudian mengubah nama Google Bisnisku menjadi Bingka Kentang Lombok agar lebih mudah ditemui pelanggan. Ia juga menambah banyak foto produk agar tampilannya menarik.

Selain itu, Ida juga melayani pengiriman gratis untuk wilayah sekitar Kota Mataram yang ia antarkan sendiri dengan sepeda motor.

“Saya bersyukur telah mempelajari digital marketing sejak tahun lalu, sehingga ketika krisis tak terduga seperti sekarang bisnis saya sudah siap digitalisasi,” ujarnya.

Ia bersyukur karena usahanya mulai membuahkan hasil. Pelanggannya selalu memesan kembali.

“Selain mendapat pelanggan dari jualan online, sekarang saya sudah kembali berjualan offline di Pasar Gunung Sari, Lombok Barat,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *